
Saya pernah mengatakan bahwa setiap orang Kristen yang menginginkannya dapat mengalami kelahiran kembali rohani yang radikal, dan hal ini sepenuhnya terlepas dari sikap sesama orang Kristen. Pertanyaan penting sekarang adalah: Bagaimana? Nah, berikut beberapa saran yang dapat diikuti siapa saja dan yang, saya yakin, akan menghasilkan kehidupan Kristen yang jauh lebih baik.
1. Benar-Benar Merasa Tidak Puas dengan Diri Sendiri.
Rasa puas diri adalah musuh mematikan bagi kemajuan rohani. Jiwa yang merasa puas adalah jiwa yang mandek. Ketika berbicara tentang hal-hal duniawi, Paulus dapat berkata, “Aku telah belajar ... untuk mencukupkan diri”; tetapi ketika merujuk pada kehidupan rohaninya, ia bersaksi, “Aku berlari-lari kepada tujuan.” Kobarkanlah karunia Allah yang ada padamu.
2. Mantapkan Tekad untuk Mengubah Hidup Anda Secara Menyeluruh.
Mereka yang mencoba dengan ragu-ragu sudah ditakdirkan gagal sebelum memulai. Kita harus mengerahkan seluruh jiwa kita dalam kerinduan kita akan Allah. “Kerajaan Allah diserbu dan orang-orang yang menyerbunya mencoba menguasainya.”
3. Tempatkan Diri Anda di Jalan yang Membawa Berkat.
Keliru jika kita mengharapkan kasih karunia mengunjungi kita sebagai semacam mukjizat yang baik hati, atau mengharapkan pertolongan Allah datang sebagai rezeki nomplok tanpa syarat-syarat yang diketahui dan dipenuhi. Ada jalan-jalan yang ditandai dengan jelas dan langsung menuju padang rumput yang hijau; marilah kita berjalan di dalamnya. Misalnya, menginginkan kebangunan rohani tetapi pada saat yang sama mengabaikan doa dan pengabdian adalah menginginkan satu hal tetapi menempuh jalan yang lain.
4. Bertobatlah dengan Sungguh-Sungguh.
Jangan terburu-buru menyelesaikannya. Pertobatan yang tergesa-gesa berarti pengalaman rohani yang dangkal dan kurangnya kepastian dalam seluruh kehidupan. Biarkan dukacita menurut kehendak Allah melakukan pekerjaan penyembuhannya. Sebelum kita membiarkan kesadaran akan dosa melukai kita, kita tidak akan pernah mengembangkan rasa takut terhadap kejahatan. Kebiasaan buruk kita menoleransi dosa itulah yang membuat kita tetap dalam keadaan setengah mati.
5. Lakukan Ganti Rugi Sebisa Mungkin.
Jika Anda berutang, lunasilah, atau setidaknya bicarakan secara terbuka dengan kreditur Anda tentang niat Anda untuk membayar, agar kejujuran Anda tidak diragukan. Jika Anda bertengkar dengan seseorang, berusahalah sejauh mungkin untuk berdamai. Sebisa mungkin luruskanlah segala sesuatu yang bengkok.
6. Selaraskan Hidup Anda dengan Khotbah di Bukit dan Kitab-Kitab Perjanjian Baru Lain yang Dimaksudkan untuk Mengajar Kita Jalan Kebenaran.
Orang yang jujur, dengan Alkitab terbuka serta kertas dan pensil, pasti akan segera menemukan apa yang salah dalam dirinya. Saya menganjurkan agar pemeriksaan diri dilakukan dengan berlutut, lalu bangkit untuk menaati perintah-perintah Allah sebagaimana dinyatakan kepada kita melalui Firman. Tidak ada yang romantis atau penuh warna dalam cara yang lugas dan terus terang ini untuk menghadapi diri sendiri, tetapi cara ini menyelesaikan pekerjaan. Para pekerja Ishak tidak tampak seperti sosok-sosok pahlawan ketika menggali di lembah, tetapi mereka berhasil membuka sumur-sumur itu, dan itulah yang hendak mereka lakukan.
7. Bersikaplah Sungguh-Sungguh.
Anda bisa mengurangi jumlah acara komedi yang ditonton di TV. Jika Anda tidak menjauh dari para pelawak, setiap kesan rohani akan terus hilang dari hati Anda, dan itu terjadi tepat di ruang keluarga Anda sendiri. Dahulu orang-orang dunia pergi ke bioskop untuk menghindari pemikiran serius tentang Allah dan agama. Anda tidak akan bergabung dengan mereka di sana, tetapi sekarang Anda menikmati persekutuan rohani dengan mereka di rumah Anda sendiri. Cita-cita, standar moral, dan sikap mental iblis sedang Anda terima tanpa Anda sadari. Anda heran mengapa Anda tidak dapat mengalami kemajuan dalam kehidupan Kristen. Suasana batin Anda tidak mendukung pertumbuhan kebajikan rohani. Harus ada perubahan radikal dalam kebiasaan Anda, jika tidak, tidak akan ada perbaikan permanen dalam kehidupan batin Anda.
8. Sengaja Persempitlah Minat Anda.
Orang yang serba bisa bukanlah ahli dalam bidang apa pun. Kehidupan Kristen menuntut kita menjadi orang-orang yang memiliki keahlian khusus. Terlalu banyak kegiatan menghabiskan waktu dan tenaga tanpa membawa kita lebih dekat kepada Allah. Jika Anda mempersempit minat Anda, Allah akan melapangkan hati Anda. Bagi orang yang belum bertobat, semboyan “Yesus saja” tampaknya merupakan semboyan kematian. Namun, banyak sekali pria dan wanita yang berbahagia dapat bersaksi bahwa semboyan itu menjadi jalan bagi mereka menuju dunia yang jauh lebih luas dan kaya daripada apa pun yang pernah mereka kenal sebelumnya.
Kristus adalah inti dari segala hikmat, keindahan, dan kebajikan. Mengenal Dia dengan keakraban yang semakin bertumbuh berarti semakin menghargai segala sesuatu yang baik dan indah. Ruang-ruang hati akan menjadi lebih luas ketika pintunya dibuka bagi Kristus dan ditutup terhadap dunia dan dosa. Cobalah.
9. Mulailah Bersaksi.
Temukan sesuatu yang dapat Anda lakukan bagi Allah dan sesama manusia. Jangan biarkan diri Anda berkarat. Tawarkan diri kepada pendeta Anda dan lakukan apa pun yang diminta dari Anda. Jangan bersikeras mendapatkan posisi kepemimpinan. Belajarlah untuk taat. Ambillah tempat yang rendah sampai Allah berkenan menempatkan Anda di tempat yang lebih tinggi. Dukung niat baru Anda dengan uang dan karunia yang Anda miliki.
10. Percayalah kepada Allah.
Mulailah berharap. Pandanglah ke atas, ke arah takhta tempat Pembela Anda duduk di sebelah kanan Allah. Seluruh surga berpihak kepada Anda. Allah tidak akan mengecewakan Anda.
Jika Anda mengikuti saran-saran ini, Anda pasti akan mengalami kebangunan rohani dalam hati Anda sendiri. Dan siapa yang tahu sejauh mana kebangunan itu dapat menyebar? Allah tahu betapa gereja sangat membutuhkan kebangkitan rohani. Dan hal itu hanya dapat terjadi melalui individu yang dibangkitkan kembali.


