# Perangko yang Terlupa

POJOK ANAK\-ANAK

Bahasa: id  
Penulis: by Lois Sutherland  
Millersburg, OH  
Edisi asal: The Heartbeat of the Remnant, Musim semi 2022, Nomor 1  
Halaman sumber: 18–19  
Baca artikel: <https://remnant.truechristian.church/id/pengasuhan-anak/perangko-yang-terlupa/>
PDF asli: WEB\-Spring\-2022\-Remnant\.pdf
[The Heartbeat of the Remnant, Musim semi 2022](<https://remnant.truechristian.church/id/issues/heartbeat-remnant-2022-spring/>)

> *Dan kita tahu bahwa segala sesuatu bekerja bersama\-sama untuk mendatangkan kebaikan bagi  
>  mereka yang mengasihi Allah, yaitu mereka yang dipanggil sesuai  
>  dengan maksud\-Nya –Roma 8:28\.*

“Aku berpikir kita bisa bepergian minggu depan karena sekolah libur\.” Arthur berkata sambil menggantungkan topinya di gantungan di ruang utilitas dan berbalik menghadap istrinya\. “Bagaimana menurutmu?”

Myrtle, yang sedang sibuk menyiapkan makan malam di dapur, mengangkat wajah sambil tersenyum\. “Itu bagus sekali, aku juga punya pemikiran serupa\. Aku yakin anak\-anak juga akan menikmati liburan\.”

“Bagaimana kalau kita merencanakan untuk mengunjungi jemaat di Bethel Fellowship Minggu depan?” lanjut Arthur\. “Apa itu cocok untukmu?”

“Ya, kurasa begitu,” jawab Myrtle\. “Rasanya sudah agak lama sejak kita berkunjung ke jemaat lain\. Kapan kau berpikir kita akan berangkat?”

“Aku belum membuat rencana pasti,” jawab Arthur, “tetapi aku berpikir untuk berangkat hari Kamis dan pulang hari Senin\.”

“Kedengarannya cocok bagiku,” jawab Myrtle\.

“Baiklah,” kata Arthur\. “Aku akan mengirim surat kepada Saudara Oscar Peight untuk memberi tahu mereka bahwa kita akan datang\.”

Kamis berikutnya, keluarga Coblentz berangkat menuju Pennsylvania\.

Perjalanan keluarga itu ke arah utara berlangsung lancar selama bermil\-mil\. Mereka semakin dekat dengan tujuan ketika tiba\-tiba Arthur jatuh sakit\. Ia menepikan van mereka agar bisa memuntahkan isi perutnya\. Dengan sabar, keluarga itu menunggu sambil bertanya\-tanya apa yang harus mereka lakukan selanjutnya\.

“Menurutmu, sebaiknya kita lanjutkan perjalanan?” tanya Myrtle\. Mereka masih membutuhkan waktu satu jam lagi untuk sampai ke rumah Saudara Oscar\.

“Aku tak tahu bagaimana bisa melanjutkan perjalanan,” jawab Arthur dengan lemah\. “Sekarang aku merasa sangat pusing\. Mungkin kau sebaiknya mengambil alih kemudi,” katanya kepada Myrtle\.

Tak lama kemudian, mereka bertukar tempat duduk\. Dengan hati kecewa, keluarga itu berbalik arah dan pulang ke rumah\. Hal itu sulit bagi seluruh keluarga, terutama anak\-anak\. Sepanjang minggu itu mereka sudah menantikan perjalanan ini, tetapi sekarang rencana mereka berantakan\.

Setibanya di rumah, Myrtle berhenti di kotak surat untuk mengambil surat\-surat mereka\. Ia menyerahkan surat\-surat itu kepada Arthur, lalu mengemudikan mobil menyusuri jalan masuk rumah mereka\.

“Lho…\. Apa ini?” seru Arthur terbata\-bata saat melihat sebuah amplop yang dikenalnya\. Ia merobek amplop itu dan tak percaya dengan apa yang dilihatnya\. “Surat yang kukirim kepada Saudara Oscar Peight\!” Mengapa surat itu dikembalikan? Hatinya langsung ciut ketika ia membalik amplop itu\. “Dari semua hal, aku lupa menempelkan perangko pada amplop ini\!” serunya\. “Betapa cerobohnya aku\!”

Malam itu, di meja makan, keluarga itu sekali lagi membicarakan betapa bodohnya mereka sampai lupa menempelkan perangko di sudut amplop itu\. “Tetapi,” kata Arthur dengan takjub, “Allah sudah merencanakan semua ini\. Kalau surat itu sampai kepada Saudara Oscar, mereka pasti sudah bersiap\-siap menyambut kita\. Namun, dengan begini, mereka bahkan tidak tahu bahwa kita akan berkunjung\.”

“Segala sesuatu memang bekerja bersama\-sama untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Allah,” jawab Myrtle\.

![Kotak surat pedesaan di samping jalan masuk yang melintasi ladang hijau menuju bangunan pertanian](<https://remnant.truechristian.church/images/articles/5613aef3-79c5-42d4-9695-214e71989c22-1.jpg>)

<aside class="translation-notice" data-translation-notice="ai" lang="id" dir="ltr" role="note">
  <p>Artikel ini diterjemahkan menggunakan kecerdasan buatan OpenAI (model: gpt-6-luna) dan belum ditinjau oleh manusia. Naskah asli berbahasa Inggris merupakan versi yang berwenang. Jika terdapat keraguan mengenai maknanya, silakan merujuk pada naskah asli berbahasa Inggris. <a href="/en/parenting/the-forgotten-stamp/" data-source-article-id="5613aef3-79c5-42d4-9695-214e71989c22" hreflang="en">Naskah asli bahasa Inggris</a></p>
</aside>

## Referensi majalah

- [Kotak surat pedesaan di samping jalan masuk yang melintasi ladang hijau menuju bangunan pertanian](<https://remnant.truechristian.church/images/articles/5613aef3-79c5-42d4-9695-214e71989c22-1.jpg>): Adobestock\.com
